Headlines News :
Home » » Modul 2

Modul 2

Written By Unknown on Rabu, 26 Desember 2012 | 17.37



A. PERSIAPAN INSTALASI
Yang harus diperhatikan dalam menginstal/menginstal ulang windows xp :
1.      Siapkan CD Instal Windows XP yang bootable (cd windows xp yang bisa booting/bootable).
2.      Backup data/documents apa saja yang menurut anda penting yang ada didalam drive C ke drive lainnya misal ke drive D. Karena semua data/program yang ada didalam drive C semuanya akan hilang, kecuali anda merepair/memperbaiki maka data/program yang ada di drive C tidak akan hilang
3.      Siapkan CD driver yang dibutuhkan oleh computer anda, seperti driver motherboard, sound, dan driver VGA card.
B. PROSES INSTALASI :
1. Aturlah BIOS agar prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM, dengan cara:
a. Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2.
b. Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau yang sejenis.
c. Ubah pengaturannya agar CDROM merupakan urutan pertama.
Kemungkinan pilihan ini memiliki 2 jenis:
i. Dengan menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll: 
Aturlah ‘First boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol
PgDn/Pgup (Page Down/Up) atau +/-.
Atur juga ‘Second boot priority’nya ke HDD0/HDD1.
ii. Jika menunya ‘Boot priority’: atur ke ‘CDROM, C, A’ atau
‘CDROM, A, C’ dengan menekan tombol PgDn/Up.
d.  Kembali ke menu sebelumnya dengan menekan tombol Esc. Sampai di ini, masukkanlah CD-ROM/DVD instalasi Windows ke drive optik.
e.  Tekan F10, kemudian ketik Y dan tekan Enter.
f.  Komputer akan restart.
2. Tekan sembarang tombol jika tampil perintah ‘Press any key to boot from CD...’.  Komputer  kemudian  akan meload Windows  sementara,  untuk  proses instalasi. Sebagai  catatan:  Di  baris  terbawah  layar  biasanya  akan  tertulis  perintah-perintah  beserta  tombol  keyboard  yang  harus  ditekan,  jika  Setup  meminta input dari Anda (sebagai user).
3. Setelah loading selesai dan menu berlatar-belakang biru muncul, akan ada pemilihan mode Setup. Tekan Enter untuk memulai proses instalasi.
4. Tekan F8 untuk menerima ketentuan lisensi (Jika tampil).
5. Setup akan meminta tempat instalasi Windows XP. Hard disk pertama akan otomatis  terpilih.  Jika  tidak,  pilihlah  Hard  Disk  pertama  sebagai  tempat instalasinya. Kemudian tekan Enter.
6.  Akan  ada  pilihan  mode  Format  untuk  Hard  Disk.  Pilihlah  ‘Format  the partition  using  the  NTFS  file  system  (Quick)’.  Kemudian  Setup  akanmenyiapkan Hard Disk tersebut dan mengopi seluruh file-file Windows yang diperlukan. Tunggulah beberapa menit sampai indikator Progress Bar mencapai100%.
7.  Komputer akan restart. Jangan menekan tombol apapun pada keyboard jika tampil tulisan ‘Press any key  to boot  from CD...’ karena kita sekarang akan membooting komputer melalui Hard Disk yang telah disiapkan oleh Setup.  Kemudian  Setup  akan  memasuki  mode  GUI  (Graphical  User Interface).
8. Windows akan meminta nama Anda beserta nama organisasi. Isilah. Ketika diminta CD-KEYnya, masukkan seperti yang tertulis di dalam CD
9. Windows  juga  akan  meminta  pengeseran  waktu  dan  tanggal  komputer. Biasanya pengaturan ini sudah benar. Pilih saja time zone yang sesuai, yaitu +7  (Bangkok,  Hanoi,  Jakarta)  kemudian  akan  dilanjutkan  dengan penginstalan kartu network.
10. Klik OK atau Next sampai selesai.
11. Komputer akan restart untuk yang kedua kalinya.
12. Ketika  loading  selesai,  Anda  akan  dipandu  untuk  mengeset  nama  (account) pengguna.  Klik  saja  tanda  panah  kanan  berulang  kali  sampai  selesai. Proses instalasi selesai.
13. Untuk  tahap  selanjutnya,  dianjurkan  untuk  menginstal  driver-driver  yang belum/tidak  dikenali  Windows,  seperti  driver  untuk  modem,  dll. Sumbernya  bisa  berasal  dari  CD/DVD  yang  didapat  bersama  paket pembelian  peripheral  tsb.  Proses  ini  dapat  dilanjutkan  dengan  instalasi program-program lain seperti WinRAR, Office, dll.
C. PENGENALAN WINDOWS XP
Sistem  operasi  dibuat  dengan  salah  satu  tujuannya  adalah mempermudah  interaksi  manusia  sebagai  pengguna  dengan  komputer. Perkembangan  komputer  yang  sangat  pesat  terutama  pada  sisi  perangkat keras  juga  dibarengi  dengan  munculnya  beberapa  sistem  operasi  yang menjadi alternatif antara lain DOS/Windows, Unix, Linux, Sun Solaris, IBM OS/2 dan MacOS
Windows dan Linux saat ini merupakan sistem operasi terpopular dan paling  banyak  digunakan.  Windows  banyak  digunakan  karena  alasan kemudahan  dan  tampilannya  yang  indah  sedangkan  Linux  banyak digunakan  dengan  alasan  keamanan  dan  sifatnya  yang  open  source. Dengan  alasan  open  source  dan  tidak  terikat  lisensi  saat  ini  mulai  terjadi pergeseran  pemakai  terutama  didunia  pendidikan,  banyak  yang  awalnya menggunakan windows dan solaris berpindah menggunakan Linux. Untuk  modul  2  seperti  telah  dibahas  di  atas  mengenai  instalasi  dan pengenalan  windows.  Sedangkan  pembahasan  untuk  instalasi  dan pengenalan Linux di bahas pada modul 3.
D. PENGENALAN DESKTOP
Desktop  dahulu  menjadi  alasan  mengapa  Windows  dan  MacOS sangat  popular.  Namun  saat  ini  sistem  operasi  lain  seperti  Linux  dan Solaris  juga  telah  menggunakan  model  Desktop  sehingga  muncul  Desktop Manager  yang  popular  yaitu  KDE  dan  GNOMEC.  Desktop  manager  pada
 Windows terdiri dari :
1.  Wallpaper : gambar background pada desktop
2.  Start Menu : daftar untuk memulai bekerja dengan aplikasi
3.  Quick Launch : cara cepat mengeksekusi aplikasi
4.  Taskbar : papan yang menunjukkan aplikasi yang dibuka bekerja
5.  Short Cut : link dari papan aplikasi atau file yang ditempatkan di
desktop.
E. WINDOWS EXPLORER
Untuk  mengelola  file  yang  dibuat,  Windows  telah  menyertakan apilkasi Windows Explorer yang digunakan untuk melakukan managemen file dan  direktory  yang  kita  buat. Mempunyai bagian-bagian antara lain :
1. Menu
Memuat fitur-fitur yang ada pada Windows Explorer, berupa perintah-perintah dan konfigurasi dari tampilan Windows Explorer
2. Toolbar
Papan berisi short-cut perintah yang bisa digunakan pada Windows Explorer. Tidak semua short-cut ada pada toolbar, hal ini sesuai dengan konfigurasi (aturan) yang ditetapkan.
3.   Folder View
Pada windows Explorer, terdapat dua windows (jendela) yaitu folder view explorer disebelah kiri dan view disebelah kanan. Folder view hanya menampilkan folder-folder / direktori dan beberapa file zip, sedangkan explorer view menampilkan semua isi dari folder yang dipilih, kecuali file yang di-hidden.
4.   Path
Path adalah  lebih  lengkapnya address path merupakan alamat  lengkap (path mutlak) dari folder yang dipilih pada folder view. Secara umum formatnya adalah :
<Drive>\<Folder>\<Folder>\
Contoh :
F : \Word\Format\
Berarti folder yang dipilih adalah Jumat\, terletak pada drive F:\,
dengan folder utama Word\
5. Status Bar
Merupakan deskripsi isi dari folder yang dipilih, biasanya berupa jumlahfile/folder yang ada pada drive/folder yang dipilih. Hidden-file bisaterdeteksi dari status bar.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Sukma Herli Kristianti - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger